<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/5776127814847617121?origin\x3dhttps://littlesuria.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
SURIAIDA's;
Muse
Specs
Way Out
Credits
+ follow Dashboard
Jangan Menangis, Sayang.
Saturday, 6 August 201618:34




Aku selalu berharap 
Agar sekali kau menangis dihadapanku
Biar kita menangis bersama

Tapi sampai satu masa Tuhan makbulkan permintaanku,
Sumpah aku kelu
Aku tak pernah hadapi kau yang begitu.

Sunggu aku malu
Meminta, tapi aku yang tersipu.

Jangan menangis, sayang.
Walaupun sebenarnya aku terharu
Kau pilih aku sebagai tempatmu mengadu.

Andai hubungan ini halal, pasti kau ku peluk dulu.
Kerana aku pernah berjanji, bahu ini untuk mu.

Tumpahkan segala resah dukamu sayang,
Biar kita bersama tempuhi dunia yang sedang cemburu.
Biar kita bersatu agar kau tahu detak jantung ini bernada untukmu.

Biar datang segala ombak dan badai,
Moga sentuhan ini terus menguatkan kita untuk terus berkasih padu.



0400//240914


Bila aku baca semula bait madah untuk kamu, terasa bodohnya diriku. Bodoh untuk curahkan kasih *bukan cinta ye* pada yang tak pernah nak belajar menghargai.